Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik di Greenhouse, Wujud Kolaborasi Gampong Pineung dalam Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Gampong Pineung, 21 Juli 2026 – Pemerintah Gampong Pineung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim. Melalui kolaborasi bersama ACCI Universitas Syiah Kuala (USK), Pemerintah Gampong Pineung menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik di Rumah Kaca (Greenhouse) yang berlangsung di Meunasah Gampong Pineung, Selasa (21/07/2026).

Penyampaian oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK3 Kota Banda Aceh, Ir. Cut Safarina Yuliati,

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Keuchik Gampong Pineung, Arfil, S.T., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan kondisi yang saat ini telah dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata melalui edukasi dan penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta mampu mendukung ketahanan pangan keluarga.

Para peserta yang hadir pada pelatihan ini

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PKM TTG, Dr. Monalisa, S.P., M.Si., Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK3 Kota Banda Aceh, Ir. Cut Safarina Yuliati, S.T., M.T. beserta jajaran, serta masyarakat Gampong Pineung yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Penyampaian materi pelatihan oleh narasumber pelatihan Dr. Elvira Rosa, S.P, M.P

Sebagai narasumber, Dr. Elvira Rosa, S.P., M.P., Dosen Pascasarjana Biologi Universitas Serambi Mekkah, menyampaikan materi mengenai konsep dasar hidroponik, manfaat budidaya tanaman dalam greenhouse, hingga teknik pengelolaan sistem hidroponik yang efektif dan berkelanjutan. Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat berdiskusi langsung mengenai penerapan hidroponik di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kunjungan ke Rumah Kaca (Greenhouse) Gampong Pineung Oleh Para Peserta Pelatihan

Tidak berhenti pada sesi teori, para peserta juga diajak melakukan kunjungan lapangan ke greenhouse hidroponik untuk melihat secara langsung sistem budidaya yang digunakan. Peserta mempelajari berbagai komponen instalasi hidroponik, proses perawatan tanaman, pengelolaan nutrisi, hingga teknik pemanenan sayuran berkualitas.

Suasana semakin menarik ketika peserta mengikuti praktik langsung penanaman bibit hidroponik, mulai dari proses penyemaian, pemindahan bibit ke netpot, hingga cara perawatan tanaman agar tumbuh optimal. Di akhir kegiatan, peserta juga membawa pulang hasil panen sayuran hidroponik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar dapat mulai menerapkan budidaya hidroponik di rumah.

Arahan Oleh Dr. Elvira Rosa, S.P, M.P terkait cara budidaya tanamanan hidroponik pada rumah kaca (Greenhouse) Gampong Pineung

Keuchik Gampong Pineung, Arfil, S.T., berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya lebih banyak keluarga yang mampu memanfaatkan lahan terbatas menjadi ruang produktif. Menurutnya, hidroponik bukan sekadar metode bercocok tanam, tetapi juga menjadi salah satu solusi menghadapi perubahan iklim, meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Peserta melakukan praktik cara menanam pada media tanam rockwool

Kolaborasi antara Pemerintah Gampong Pineung dan ACCI Universitas Syiah Kuala ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah gampong, perguruan tinggi, dan masyarakat mampu melahirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, keterbatasan lahan perkotaan, serta meningkatnya kebutuhan pangan sehat, hidroponik menjadi salah satu inovasi yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Dengan memanfaatkan pekarangan, teras, ataupun halaman rumah, setiap keluarga dapat mulai menanam sayuran sendiri sehingga lebih hemat, sehat, dan ramah lingkungan.(TFO)

Foto bersama di rumah kaca (Greenhouse) Gampong Pineung

Mari bersama membangun Gampong Pineung yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Menanam hari ini bukan hanya untuk panen esok, tetapi juga sebagai investasi bagi lingkungan dan generasi masa depan.

Foto Bersama Hasil Panen Tanaman Hidroponik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*